Categories
Pendidikan

Proses Nasional dan Negara

Proses Nasional dan Negara

Proses Nasional dan Negara

Latar Belakang Proses Bernegara

Proses nasional yang dominan menyajikan gambaran tentang bagaimana suatu bangsa dibentuk, di mana sekelompok orang merasa seperti bagian dari bangsa. Negara adalah organisasi yang membuat negara merasakan pentingnya negara, sehingga melalui advokasi bagi negara, kesadaran ditingkatkan untuk melindungi pembentukan dan integritas negara.

Keberadaan negara di zaman modern sering dibenarkan oleh asumsi atau pendapat manusia. Ada banyak konsep negara yang berbeda berdasarkan pemikiran ideologis. Begitu pula dengan bangsa Indonesia. Ini memiliki beberapa konsep tentang pembentukan bangsa Indonesia. Hal ini dapat dilihat pada paragraf pertama dari pembukaan UUd 1945, bahwa keberadaan Negara Kesatuan Republik Indonesia harus menjadi hak semua bangsa, sehingga menghilangkan kolonialisme yang bertentangan dengan kemanusiaan dan keadilan. Dan pembukaan paragraf kedua Hukum Rakyat Indonesia tahun 1945 meyakini bahwa kemunculan Negara adalah proses yang berkelanjutan atau serangkaian tahapan.

 

Prosesnya Bernegara

  1. Berjuang untuk gerakan kemerdekaan Indonesia.
  2. Deklarasi atau pintu kemerdekaan.
  3. Keadaan sebuah negara yang nilai-nilai fundamentalnya adalah kemerdekaan, persatuan, kedaulatan, keadilan, dan kemakmuran. 

Perkembangan Teori Kenegaraan Tentang Terjadinya NKRI

Bangsa Indonesia menerjemahkan secara terperinci perkembangan teori negara tentang pembentukan negara kesatuan Republik Indonesia sebagai berikut:
1. Bangkitnya Negara Kesatuan Republik Indonesia hanyalah sebuah proses yang belum dimulai dengan pengumuman. Perjuangan untuk kemerdekaan juga memainkan peran khusus dalam membentuk ide-ide dasar yang diinginkan.
2. Dokumen baru “mengantarkan rakyat Indonesia” ke gerbang kemerdekaan. Pernyataan itu tidak berarti bahwa kita selesai dengan negara.
3. Keadaan pemerintahan yang diinginkan belum tercapai seperti halnya untuk pemerintah, daerah dan negara, tetapi kita harus mengisinya ke arah kemerdekaan, kedaulatan, persatuan, keadilan dan negara kesejahteraan.
4. Keinginan negara secara nasional bukan hanya keinginan kelompok ekonomi kaya dan pintar atau lemah yang menentang kelompok ekonomi kuat, seperti dalam teori kelas.
5. Religiositas, yang muncul dalam kemunculan suatu negara, menunjukkan kepercayaan rakyat Indonesia kepada Tuhan Yang Maha Esa.

Oleh karena itu, menurut bangsa Indonesia, negara diharapkan muncul dan muncul di negara.

Proses nasional di Indonesia dimulai dengan fakta bahwa kebenaran dan kemakmuran diakui dengan cara yang sama dengan gambaran realitas yang nyata dan otentik.

 

Baca Juga Artikel Lainnya :